Laporan Hasil Analisis Kepuasan Dosen di Program Studi S2 Pendidikan Matematika FMIPA Unesa 2025
Surabaya, 27 Oktober 2025 – Program Studi S2 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Unit Penjaminan Mutu (UPM) telah menyelesaikan Survei Kepuasan Dosen Tahun 2025. Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan manajemen, pengembangan SDM, sarana-prasarana, serta layanan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Survei dilaksanakan secara daring melalui Single Sign On (SSO) dan melibatkan dosen S2 Pendidikan Matematika sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara harapan dan kenyataan layanan yang diterima dosen, berdasarkan uji Wilcoxon pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa secara umum layanan yang diberikan prodi dan lembaga terkait telah sesuai dengan harapan dosen.
Kualitas Layanan Sangat Baik, Tki Mencapai 96,82%
Hasil analisis gap menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian (Tki) rata-rata adalah 96,82%, yang berarti kualitas layanan berada dalam kategori sangat baik. Sebagian besar variabel layanan, seperti kemudahan memperoleh informasi, aksesibilitas sistem SSO, kesesuaian SOP evaluasi kinerja, dan responsivitas layanan LPPM, mendapat penilaian sesuai harapan (gap = 0).
Beberapa indikator juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dan perlu dipertahankan, meliputi:
Kemudahan layanan manajemen dalam menunjang Tridarma
Ketersediaan layanan informasi online–offline
Ketepatan proses kenaikan pangkat dan pengembangan karier
Keterlibatan dosen dalam penyusunan Rencana Bisnis Anggaran
Beberapa Area Memerlukan Peningkatan
Meskipun mayoritas layanan telah berjalan baik, terdapat beberapa indikator yang masih memiliki gap negatif dan perlu diperbaiki. Gap terbesar ditemukan pada:
Ketepatan pencairan gaji, sertifikasi, dan remunerasi (P13)
Keterbukaan hasil penilaian proposal, pelaksanaan, hingga laporan akhir penelitian dan PKM (P17)
Kedua indikator tersebut memperoleh gap –0,50 dengan tingkat kesesuaian 86,67%, sehingga menjadi prioritas peningkatan pada periode selanjutnya.
Tidak Ada Variabel pada Kuadran Prioritas Utama
Hasil analisis Importance–Performance Analysis (IPA) menegaskan bahwa tidak ada indikator layanan yang dianggap sangat penting namun memiliki kinerja rendah. Hal ini menandakan bahwa tidak ada aspek pelayanan yang gagal memenuhi ekspektasi dosen secara kritis. Sebagian besar indikator berada pada kategori “Pertahankan Prestasi”, yaitu layanan yang sudah berjalan dengan baik dan penting untuk dijaga konsistensinya.
Rekomendasi dan Tindak Lanjut
UPM Prodi S2 Pendidikan Matematika memberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan, antara lain:
Meningkatkan ketepatan pencairan dana, terutama terkait remunerasi dan sertifikasi dosen.
Meningkatkan transparansi evaluasi penelitian dan PKM, termasuk tahap proposal, monitoring, hingga laporan akhir.
Melakukan evaluasi berkala pada indikator yang menunjukkan gap negatif untuk memastikan peningkatan yang terukur.
Mempertahankan layanan yang sudah berjalan optimal, terutama pada aspek informasi, administrasi, dan responsivitas layanan akademik.




