Pengabdian Kepada Masyarakat Program Pascasarjana Pendidikan Matematika Unesa di Sekolah Indonesia Davao, Filipina
Pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, termasuk pengabdian kepada masyarakat (PKM), menjadi komitmen penting bagi dosen Program Pascasarjana Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Pada 15–16 Juni 2024, tim dosen melakukan kegiatan PKM di negara tetangga, Filipina, setelah menempuh perjalanan selama dua hari. Kegiatan dipusatkan di Sekolah Indonesia Davao (SID) yang berlokasi di Mangga St., Juna Subdivision, Matina, Davao City. Sekolah ini berdiri sejak 17 Agustus 1968 dan berada di area belakang Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao City. Peserta didiknya merupakan putra-putri staf KJRI serta warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina.
Proses pembelajaran di SID melibatkan guru dari Indonesia maupun Filipina, dengan bahasa pengantar berupa bahasa daerah Filipina dan Bahasa Indonesia. Dalam kegiatan PKM kali ini, tim dosen menyelenggarakan pelatihan pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui berbagai aktivitas matematika informal. Pelatihan diikuti oleh 22 guru dari beragam latar belakang disiplin ilmu, sehingga diharapkan contoh-contoh aktivitas yang diberikan dapat langsung diterapkan sesuai bidang mata pelajaran masing-masing.
Kedatangan para narasumber disambut oleh Wakil Kepala Sekolah, Drs. Heru Santosa, yang mewakili Pj. Kepala Sekolah, Prof. Dr. Aisyah Indah Palupi, M.Pd., selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Filipina. Dalam kegiatan inti, Prof. Dr. Tatag Yuli Eko Siswono, M.Pd., selaku Koordinator Program Studi S3 Pendidikan Matematika, menyampaikan urgensi pengembangan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika pada era saat ini.
Sesi berikutnya diisi dengan paparan contoh aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk mendorong kreativitas siswa, disampaikan oleh Shofan Fiangga, S.Pd., M.Sc. dan Sugi Hartono, S.Pd., M.Pd. Para peserta diajak menganalisis berbagai strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan ide, memecahkan masalah secara fleksibel, serta menciptakan pendekatan orisinal dalam mengajar matematika.
Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi pembahasan dan refleksi yang dipandu oleh Dr. Agung Lukito, M.S., Koordinator Program Studi S2 Pendidikan Matematika FMIPA Unesa. Pada sesi ini, peserta dan narasumber melakukan diskusi mendalam mengenai potensi implementasi aktivitas yang telah diberikan.
Para guru yang mengikuti pelatihan memberikan respons sangat positif. Mereka menyampaikan bahwa materi dan contoh aktivitas telah disampaikan secara jelas, mudah dipahami, serta relevan untuk diterapkan di kelas. Para peserta juga berharap adanya tindak lanjut atau pelatihan lanjutan agar inovasi pembelajaran yang diperkenalkan dapat diimplementasikan secara berkesinambungan di Sekolah Indonesia Davao.




